Mati matian kejar Paulo Dybala, Manchester United

Kabarnya Setan Merah disebut mulai bersiap memenuhi permintaan Juventus untuk Paulo Dybala. Manchester United bakal mewujudkan permintaan Ole Gunnar Solskjaer yang menginginkan pemain seperti Dybala dalam skuadnya.

Manchester United di bursa transfer lebih kepada pemain-pemain defensif. Mereka sudah mendatangkan Aaron Wan-Bissaka dan semakin mendekati kesepakatan untuk Harry Maguire.

Bahkan Juventus pun akan menjual pemain 25 tahun itu ke MU dengan syarat Setan Merah mau memenuhi harga jual mereka di antara 70-90 juta poundsterling. Harga yang cukup tinggi untuk pemain seperti Paulo Dybala.

Mereka percaya diri bahwa bisa mengamankan tanda tangan Paulo Dybala dan merencanakan pengumpulan dana masif untuk menuntaskan pembelian itu. Setan Merah masih punya dana belanja cukup besar di bursa transfer kali ini.

Masih menurut laporan tersebut, Dybala diyakini sudah memahami ketertarikan MU, meski saat ini dia masih menikmati liburan usai bekerja keras di Copa America 2019. Keputusan ada di tangan Dybala.

Jika bertahan di Juventus, Dybala belum pasti mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak. Sejak kedatangan Cristiano Ronaldo, Dybala perlahan tapi pasti tersingkir ke bangku cadangan.

Belum jelas bagaimana peran Paulo Dybala di bawah pelatih baru seperti Maurizio Sarri. Namun, untuk pemain 25 tahun dengan potensi luar biasa, Paulo Dybala jelas membutuhkan menit bermain lebih banyak.

Solskjaer Akan Bersikap Kejam di Bursa Transfer

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer akan membuat keputusan-keputusan kejam yang akan membuat beberapa pemain kecewa, ia pun hanya ingin United kembali bisa bersaing dengan Manchester City dan Liverpool.

Solskjaer sebentar lagi akan bersaing di bursa transfer musim panas dan pria asal Norwegia siap untuk melakukan perombakan besar-besaran agar timnya dapat bersaing untuk pertama kalinya sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada tahun 2013.

“Ini merupakan momen yang paling penting untuk musim depan tentunya,” ungkap Solskjaer dalam konferensi pers jelang duel Liga Primer melawan West Ham United.

“Kami harus bersikat kejam. Kami butuh pemain-pemain terbaik dan dapat membawa tim ini lebih baik kedepannya. Itu artinya kami di musim depan harus menjadi penantang serius bagi mereka.

“Liverpool dan City sekarang berada jauh didepan kami. Sekarang kami melawan Barca yang menjadi barometer Eropa. Kami tidak akan santai-santai dalam menghadapi ini dan tentunya ada keputusan-keputusan berat yang dibuat dari saya, Mike Phelan dan klub.”

Barca Mundur, MU Siap Boyong Rabiot

Diperebutkan banyak klub selain Manchester United, beberapa klub lain sebelumnya juga disebut tertarik meminang Rabiot. Hal ini wajar karena Rabiot memang sempat menjadi salah satu bakat muda paling bersinar di Eropa. Manchester United dikabarkan tertarik untuk merekrut gelandang PSG, Adrien Rabiot pada bursa transfer musim panas mendatang.

Di musim panas kemarin, Rabiot menjadi rebutan banyak klub. Sang gelandang tampil dengan apik di lini tengah PSG dalam beberapa tahun terakhir, sehingga banyak klub jatuh hati dengan kemampuannya. Rabiot beberapa bulan yang lalu mengambil keputusan penting. Ia memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di PSG yang habis pada musim panas nanti.

Meski sudah dipastikan hengkang, akan tetapi hingga kini Rabiot belum menentukan ke mana ia akan berlabuh. Spekulasi mengenai masa depan gelandang 23 tahun itu pun terus berlanjut. Barcelona yang sebelumnya diklaim berada di posisi terdepan untuk mendapatkan tanda tangan Rabiot kini memilih mundur dari perburuan karena mereka sudah sukses mengamankan Frenkie de Jong.

Kini seperti dilansir The Sun, Manchester United pun kabarnya berminat untuk memboyong Rabiot ke Old Trafford. Tanpa biaya alias gratis menjadi faktor yang membuat Setan Merah makin ngebet menggaet Rabiot. Rabiot diklaim menuntut gaji sekitar 10 juta Euro per musim atau kurang lebih 200 ribu Poundsterling per pekan dengan bonus bergabung juga senilai 10 juta Euro.