Fabinho siap menuju Real Madrid

Real Madrid memang masih memburu satu pemain lain. Pelatih Zinedine Zidane berencana membeli satu pemain yang bisa memperkuat lini tengah Real Madrid.

Rencana utama Zinedine Zidane adalah Paul Pogba. Tetapi, harganya kelewat mahal dan negosiasi dengan pihak Manchester United berjalan alot. Sementara negosiasi dengan Donny van de Beek belum juga mencapai kata sepakat.

Kabarnya menjadi sumber transfer Fabinho ke Real Madrid. Pria yang bekerja di media El Colombiano mengklaim sudah ada kesepakatan antara kedua pihak.

Fabinho akan menjadi pemain Real Madrid sebelum bursa transfer ditutup. Dia meneken kontrak hingga 2024. Transfer akan diumumkan saat Liverpool mendapat penggantinya yang pas buat menperkuat tim.

Fabinho sendiri bukan pemain yang asing bagi Real Madrid. Dia pernah membela Madrid pada musim 2012/13. Tetapi, karirnya memang tidak cukup mencolok dan hanya satu musim saja.

Sebenarnya Liverpool tidak punya rencana untuk melepaskan sang pemain yang bergerak gelandangan yang mengakhiri musim pertamanya bersama The Reds dengan medali Liga Champions.

Fabinho memainkan peran krusial bagi Liverpool pada musim lalu. Di bawah bimbingan Jurgen Klopp, pemain berusia 25 tahun tersebut berkembang pesat. Selain sebagai gelandang, dia juga bisa bermain sebagai bek tengah.

Real Madrid Lebih Inginkan Donny van de Beek

Pada pendukung nya Real Madrid rupanya kabar lebih menginginkan kedatangan gelandang Ajax Amsterdam, Donny van de Beek ketimbang bintang Manchester United, .Paul Pogba pada musim panas ini.

Real Madrid memang melakukan belanja besar-besaran pada musim panas ini. Sejauh ini lima pemain telah didatangkan ke Santiago Bernabeu, yakni Eder Militao, Rodrygo Goes, Luka Jovic, Ferland Mendy, dan Eden Hazard.

Real Madrid sampai saat ini masih mencari pemain. Los Blancos diyakini masih akan menambah satu pemain di sektor gelandang. Real Madrid memboyong Paul Pogba menemui kendala karena Manchester United mematok harga yang sangat tinggi, antara 150 hingga 180 juta euro.

Klub tersebut sedang menyiapkan untuk merekrut Donny van de Beek yang memiliki harga lebih murah, berkisar 60 sampai 70 juta euro. 67 persen dari total sekitar 169 ribu responden memilih Donny Van de Beek dengan harga 60 hingga 70 juta euro daripada Paul Pogba dengan harga 150 hingga 180 juta euro.

Dalam beberapa musim belakangan sektor gelandang Real Madrid identik dengan trio Casemiro, Luka Modric, dan Toni Kroos. Kedatangan Paul Pogba atau Donny Van de Beek tentu akan membuat persaingan di sektor ini makin ketat.

Entrenador Zinedine Zidane sendiri kabarnya lebih ingin agar Pogba yang datang. Zidane merasa yakin bahwa kualitas dan pengalaman Pogba akan sangat berguna bagi timnya.

Meski demikian, Zinedine Zidane juga menyadari bahwa Donny Van den Beek bakal mampu berkembang pesat jika diduetkan dengan pemain kelas dunia seperti Modric atau Kroos.

Madrid Ingin Cepat Selesaikan Transfer Hazard

Raksasa La Liga, Real Madrid diberitakan akan mempercepat menuntaskan transfer incaran utama mereka, Eden Hazard dari Chelsea.

Sejak beberapa waktu yang lalu Eden Hazard sudah terus dirumorkan dengan Real Madrid. Pemain internasional Belgia itu dikabarkan hengkang akhir musim ini, akan tetapi manajer Maurizio Sarri akan tetap merayunya agar mau bertahan di Chelsea.

Akan tetapi sepertinya rayuan Sarri sudah tidak mempan. Hazard berkali-kali memberi pernyataan bahwa ia akan hengkand dari Stamford Bridge dan ingin bergabung dengan Madrid.

Dikutip dari The Telegraph, Madrid ingin cepat menyelesaikan negoisasi denganChelsea perihal transfer Hazard sebelum musim ini selesai.

Oleh karena itu Madrid sudah menyiapkan tawaran baru untuk merayu Chelsea agar bersedia melepas Hazard yang sudah tidak kerasan di Tim London utara itu.

Chelsea sudah menetapakn bandrol senilai 100 juta poundsterling untuk Hazard. Akan tetapi Madrid tetap bersikukuh Hazard bisa pergi dengan mahar hanya 85 juta poundsterling.

Wenger Bukan Pelatih yang Pas Untuk Paris Saint-Germain

Emmanuel Petit menilai Arsene Wenger bukanlah pelatih yang pas untuk Paris Saint-Germain. Wenger belum mendapatkan pekerjaan sejak mundur sebagai manajer Arsenal akhir musim lalu dan mengakhiri era nya selama 22 tahun bersama The Gunners.

Rumor beredar bahwa ia akan menggantikan Antero Henrique sebagai direktur olahraga PSG, namun Petit – yang pernah menjadi anak asuhnya di Arsenal – menyakini Wenger tidak lah pas untuk dikelilingi pemain bintang seperti Neymar dan Kylian Mbappe.

“Kekurangan dari PSG adalah kurangnya otoritas terhadap klub tersebut,” kata Petit kepada Omnisport.

“Yang bermain untuk klub mapan, dan saya termasuk di antaranya, mereka tahu kalau itu tidak akan berjalan seperti itu. Sikap beberapa pemain di PSG didalam maupun luar lapangan kemungkinan besar akan mendapatkan hukuman”.

“Kalau Wenger hanya penjadi peyambung antara petinggi dengan pelatih PSG, mengapa tidak, tapi saya sulit melihatnya dalam peran itu. Arsene adalah tipe orang yang ingin memegang kendali penuh diatas timnya, oleh karena itu ia menolak Real Madrid.” tambahnya.